
Cukupunik.com Persoalannya dengan Gerindra juga belum usai, penolakan terhadap Ahok sebagai gubernur DKI kembali mencuat pada sejumlah orang yang tergabung dalam organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI).
FPI menilai Ahok bahwa ada beberapa alasan yang menguatkan Pria yang juga sedang menjabat sebagai Plt Gubernur DKI ini dianggap tidak pantas pimpin DKI dalam 3 tahun ke depan.
Lewat Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamu’min mereka menyatakan protes keras.
Jika Ahok tak mengubah sikapnya, FPI mantan bupati Belitung Timur itu mundur dari jabatannya.
“Kita minta kalau Ahok tidak bisa ubah sikap, kita minta ke DPRD gelar rapat atau apapun lah, bagaimana supaya Ahok bisa turun,” ujar Habib Novel.
2.FPI protes karena Ahok dianggap akan menghapus identitas agama dari KTP
Musdah Mulia, salah satu timses Jokowi-JK di Pilpres 2014 lalu, pernah menyebut pasangan nomor urut dua itu akan menghapus kolom agama di kartu tanda penduduk (KTP). Menurut Musdah, tidak ada salahnya kolom agama di KTP dihilangkan karena beragama adalah hak pribadi.
Rencana itu langsung ditanggapi positif oleh Ahok. Ahok menilai, seluruh negara di dunia tidak memasukkan kolom agama kartu identitas warganya. Termasuk negara Malaysia yang dikenal fanatik dengan faham agama Islam.
“Kalau menurut saya pribadi, saya enggak suka ada itu (status agama), bodo amat. Untuk apa mencantumkan agama anda di KTP?” kata Ahok.
Pernyataan Ahok itu mendapat reaksi keras dari Front Pembela Islam (FPI).
“Itu goblok, asal jeplak dan sesuka bacotnya dia ( Ahok ) saja. Masa menghubungkan kolom agama di KTP dengan praktik agama seseorang. Dia tidak paham dan tidak mengerti tentang demokrasi berarti” ujar Juru Bicara FPI, Munarman.
3.Ahok Tak mau kerja sama dengan FPI
Setahun lalu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, tiba-tiba berucap organisasi kemasyarakatan seperti Front Pembela Islam (FPI) adalah aset bangsa yang harus dipelihara. Dia berharap pemerintah mampu merangkul dan bekerja sama dengan ormas pimpinan Habib Rizieq itu.
“Kalau kesalahan, ya, mereka memang salah. Tapi yang baik juga ada. Misalnya mereka datang membantu saat bencana di Aceh,” kata Gamawan, saat ditemui di kantor Wakil Presiden, pada 24 Oktober 2013.
“Saya nggak ngerti Pak Gamawan Fauzi gitu lho. Dulu presiden minta bubarkan FPI, inget gak dulu, Pak SBY perintah ke menterinya, terus alasan Pak Gamawan FPI gak bisa dibubarkan karena nggak pernah punya izin, bukan ormas gitu kan. Terus tiba-tiba nyuruh kita kerja sama dengan ormas salah satunya FPI. Saya nggak ngerti beliaulah,” ungkap Ahok dulu.
Menurut Ahok, memiliki prinsip ormas yang anarkis akan dilawan. “Prinsip kami siapa pun yang anarkis kami lawan, nggak ada anarkis, kita tahu konstitusi,” tegasnya.
4.FPI tolak Ahok jadi gubernur DKI Jakarta
Perseteruan FPI dan Ahok memasuki babak baru. Kali ini, menyangkut jabatan yang akan diduduki Ahok yakni gubernur DKI Jakarta.
FPI menolak DKI dipimpin Ahok. Sebagai bentuk penolakan mereka memasang spanduk dengan ukuran cukup besar dan berencana melakukan demo di depan Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu besok.
“TOLAK AHOK…HARGA MATI,” tulisan di spanduk yang terpasang di kawasan Mampang Prapatan.
Menanggapi penolakan dan ancaman demo oleh FPI, Ahok santai. “Itu hak semua orang, biasa-biasa saja,” ujar Ahok.
Namun jika FPI membawa-bawa masalah SARA, Ahok berjanji tak akan memberi ampun.
“Yang saya tahu ya surat itu saja, surat ada mau demo. Aku juga menolak FPI. Kalau mereka bicara mengancam masalah agama atau ras, itu bisa dipidanakan. Kita tunggu saja, kalau ada bukti soal ras dan agama, kita enggak beri ampun,” kata Ahok di balaikota, Senin (22/9)
==
Perseteruan sengit Ahok FPI dalam menuju Kursi Gubernur DKI
http://cukupunik.com/perseteruan-sengit-ahok-fpi-dalam-menuju-kursi-gubernur-dki/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar